Biometric Identification or Recognition System of Person, Line Icons of Identity Verification Sign - Illustration Vector

Google akan meninggalkan password untuk satu milyar perangkat androidnya

March 5, 2019 Posted by admin - No Comments

Google dan the Fast Identity Online Alliance pada hari senin lalu mengatakan bahwa Android sekarang sudah FIDO2-certified, yang berarti perangkat-perangkat Android dapat memakai fingerprint dan security keys untuk masuk ke dalam akun, tidak lagi menggunakan kata sandi. Sertifikasi ini diluncurkan pada Mobile World Congress di Barcelona, ​​Spanyol.

 

Perubahan ini hanya akan mempengaruhi perangkat-perangkat yang menjalankan Android 7 keatas, setengah dari semua pengguna Android yang aktif saat ini. Tidak ada settingan atau pemasangan aplikasi tambahan bagi para perangkat ini, sertifikasi tersebut akan datang bersama dengan update otomatis Google Play Services menurut FIDO Alliance.

 

Menggunakan sidik jari atau security key sebenarnya sudah tersedia untuk beberapa aplikasi Android yang adam terutama untuk perbankan dan layanan finansial lainya. Perubahan ini membuka fitur keamanan lebih untuk semua developer Android, mengijinkan log in tanpa menggunakan password di sistem operasi dan aplikasi-aplikasi mereka.

 

Password adalah kunci dari kehidupan digital kamu, menginginkan kamu sebagai pengguna untuk masuk ke akun mu dan memanage keuangan, kehidupan sosial mu dan masih banyak lagi. Masalahnya password bukanlah metode pengamanan yang paling efektif karena para hacker dapat dengan mudah mencuri data pengguna dan menjualnya ke data dump. Apalagi jika seorang pengguna menggunakan password yang sama  untuk berbagai macam akun-akun miliknya. Komputer juga sekarang telah semakin canggih sampai bisa menebak password sulit sekalipun hanya dalam hitungan jam dengan cara menebak semua kemungkinan hingga akhirnya mendapat password yang benar.

 

Karena itulah pasa securithy professional ingin mulai menanggalkan password dan lebih menggunakan biometric security key. Tak seperti password, data biometric dan security key sangat jauh lebih sulit untuk di curi secara online, dan dengan standard FIDO2, data tersebut terlindungi dari serangan phising.

 

“Dengan berita dari Google ini, jumlah pengguna dengan kemampuan Otentikasi FIDO telah tumbuh secara dramatis dan tegas,” kata Brett McDowell, direktur eksekutif Aliansi FIDO, dalam sebuah pernyataan. “Bersama dengan peramban web terkemuka yang sudah memenuhi persyaratan FIDO2, sekarang saatnya pengembang situs web untuk membebaskan penggunanya dari risiko dan kerumitan kata sandi dan mengintegrasikan Otentikasi FIDO hari ini.”

 

Saat ini Google Chrome, Microsoft Edge dan Mozilla Firefox sudah mendukung standar FIDO2.


Dalam survei 2016 dari TeleSign, perusahaan keamanan menemukan bahwa 72 persen perusahaan berencana untuk berhenti menggunakan kata sandi dalam 10 tahun mendatang, beralih ke biometrik dan otentikasi dua faktor.

Ini adalah visi yang sama untuk Google, yang menciptakan kunci keamanannya sendiri pada bulan Juli, dan para ahli percaya bahwa sidik jari adalah pengganti kata sandi yang paling populer.